Djoko Pramono, kandidat terkuat Ketua Umum PBTI 2006-2010
15 Juli 2006, 16:05 WIB
Djoko Pramono, kandidat terkuat Ketua Umum PBTI 2006-2010
Menjelang MUNAS Taekwondo Indonesia (7-8 Agustus 2006) yang menurut kabar akan diselenggarakan di ibukota Jakarta, bursa calon Ketua Umum PBTI mendatang sudah mulai dilontarkan. Beberapa nama ditampilkan, namun yang nyata muncul dari daerah-daerah sementara hanya Djoko Pramono. Belasan Pengda TI tanpa diduga telah mengadakan beberapa kali pertemuan untuk menyatukan suara demi mensukseskan MUNAS TI mendatang ini, terutama dengan harapan Taekwondo Indonesia menjadi lebih baik dan dapat turut mengharumkan nama bangsa Indonesia di kancah internasional. Seperti diketahui prestasi belakangan ini merosot, seperti juga prestasi olah raga nasional pada umumnya. Tercetuslah nama Mayjen TNI Mar (Purn) Djoko Pramono, yang diyakini menjadi figur yang tepat sebagai pemimpin Taekwondo Indonesia yang akan datang, dengan didukung oleh segudang wawasan dan pengalaman dalam memimpin cabang-cabang olah raga berprestasi, serta jabatan sekarang aktif sebagai Wakil Ketua Umum KONI Pusat. Dan secara kebetulan pula, Djoko Pramono sudah cukup dalam mengikuti dan memahami Taekwondo Indonesia, terutama dalam perannya kini sebagai Supervisor cabor taekwondo dalam Pelatnas untuk Asian Games 2006. Sehingga tidak salah lagi mayoritas Pengda TI mencalonkan dirinya sebagai Ketua Umum PBTI periode 2006-2010. Kabar terakhir mengatakan dukungan penuh kepada Djoko Pramono kini sudah lebih dari 20 Pengda TI dari sekitar 31 Pengda TI yang aktif, baik yang langsung hadir dalam pertemuan mau pun yang mengirimkan surat pernyataan dukungannya. Djoko Pramono juga telah menyatakan kesediaannya untuk dicalonkan sebagai Ketua Umum PBTI, dengan mengajak seluruh lapisan keluarga besar Taekwondo Indonesia bersatu bahu-membahu memperbaiki kinerja Taekwondo Indonesia agar dapat mengharumkan nama bangsa Indonesia di dunia, sasaran pertama adalah Olympic 2008!
Viva “Tae Kwon Do ‘INDONESIA”
Sumber : Intern

Tinggalkan sebuah Komentar